Archive for the ‘Puisi’ Category

Cinta adalah…

Cinta adalah Kekuatan yang mampu merubah redup menjadi terang…

Cinta adalah Kelemahan jika alunannya tak seirama…

Cinta adalah Ketenangan jika berbiaskan keimanan

Cinta adalah Kelembutan jika berpendarkan sinar kasih sayang…

Cinta adalah Pengorbanan jika teralirkan kesucian…

Cinta adalah Rintihan jika retakannya tak terpadukan…

Cinta adalah Tertawaan jika panahnya terbelokan…

Cinta adalah Tangisan jika belahannya tertinggalkan…

Cinta adalah Irama jika melodinya terdendangkan…

Cinta adalah Dendam jika terpancarkan kepalsuan…

Cinta adalah Permainan jika terhiasi kebohongan…

Cinta adalah Anugrah yang tak hilang tertelan masa…tak
akan pudar oleh waktu…dan tak akan dapat ditolak oleh siapapun…

Jagalah Cintamu…
Sebelum Cinta itu pergi darimu…

RinduKu

Rinai rintik hujan pertegas jarak rinduku
Berlari dengan langkah-langkah kecil

Ada decak … ada ragu …
Ada gontai dari langkah kecil yang tak tentu
Mengejar hembusan nafas harum nan lembutmu Continue reading

Cinta Memang Segalanya…

Apalah arti kekayaan jika cinta yang menyebabkan aku merindu tak kumiliki.

Apalah Arti Istana yang megah, bila tak ada tempat untuk jiwaku untuk berteduh dan bersandar

Untuk apa dikelilingi putri-putri raja, bila cinta yang telah ku rasakan telah memenjarakan hatiku, dan telah membutakan mataku atas segala keindahannya.

Engkaulah kekasih yang menjadi inspirasi dan penghias mimpi malamku…Aura wujudmu benar-benar mempesona, jikalau matahari tak terbit , cukuplah wajahmu yang menggantikan sinarnya. Bila rembulan enggan datang dimalam Continue reading

wORD OF kAHLIL GIBRAN

kenapa kita menutup mata ketika kita tidur?
ketika kita menangis?
ketika kita membayangkan?
itu karena hal terindah di dunia tdk terlihat

ketika kita menemukan seseorang yang
keunikannya sejalan dengan kita, kita bergabung Continue reading

Fatamorgana Cinta

Taukah kalian….
Apa yang mampu menjadikan manusia sangat bodoh??
Sangat hina, sangat rendah, dan sangat gila???
Itulah cinta….
Cinta hanya kamuflase kata2 yang di perindah..
Rayuan dan drama pertunjukan yang tak kan habis Jam tayangnya
sampai dunia kiamat pun, ….
Tapi cinta….
Cinta terlalu hebat dan terlalu berkuasa pada hati manusia
Membuat seseorang memohon karena takut kehilangan..
Membuat seseorang sangat bodoh karena mau diduakan
Membuat seseorang meminta belas kasihan yang dicintainya
Saat dia ditinggalkan
Dan cinta…
Bahkan juga bisa membuat kewarasan hilang…
Hanya karena cinta, semua karena cinta…

Dan q tak terkecuali
Menjadi manusia yang bodoh, yang hina, yang rendah dan yang gila…
Dari sekian banyak manusia sepertiku hanya karena cinta….
Tidakkah manusia yang bodoh..
Bila dia menegejar kepedihannya sendiri ???..
Tidakkah manusia yang sinting
Bila ia rela terus disakitin ???…
Dan manusia itu adalah aku…
Walau “cinta” “sayang” dan “rasa tak ingin kehilangan”
Menjadi alasan yang semu dan abstrak…

Ku telah mengucap cinta…
Merendahkan diri sehina-hinanya di depan
seseorang yang dulu mengejar-ngejar cintaku…
Dan kini q berbalik mengejar2 hanya bayangnya
Q mengiba, menangis, merintih, meraung, menjerit dalam hati…
Tapi diakah orang yang masih teramat q cintai…
yang di seberang sana mendengar semua kepedihan ini.??.
karena dia tetap dingin, beku tak terusik sanubarinya
untuk kembali lagi dan menyudahi kesakitan ini

Akh….
Dengan mudahnya dia katakan “lupakan aku”
Seperti kenangan itu tak berarti sedikitpun di hatinya
Dan bodohnya aku, hinanya aku, rendahnya aku dan gilanya Q..
Tak mampu memudahkan hatiku yang sangat merindukannya
Untuk melepaskan dan mengakhirin harapan ku kembali bersamanya

Rapuh

Sedikit sesak ketika aku berusaha untuk melupakanmu
Air mataku hanya sanggup keluar di pelupuk mata
Tak mampu lagi aku menetes
Karena air mata ini telah habis tercurah ketika kita berpisah

Sedikit pilu ketika aku terkenang masa lalu
Yang kini.. semua kenangan tentang dirimu telah hilang
Melihat namamu saja aku senang, entah mengapa..
Apa kerinduanku begitu dalam padamu??

Saat ini aku mencari jejakmu
Jejak kepergianmu..
Aku ingin pastikan kau hidup bahagia, walau itu tanpaku
Walau aku tahu, kita masih saling cinta..
Tapi, aku tahu ini yang terbaik
Untukmu, untukku, dan untuk mereka..

Saat maat tak sangggup lagi memendang..
Saat bibir tak sangggup lagi berkata..
Saat kaki tak sanggup lagi melangkah..
Saat air mata tak sanggup lagi henti dari derainya..
Saat hati tak sanggup lagi henti sesali diri..
Saat itulah…
Semua kesalahan tersadari..
Jgn biarkan kediaman ini memenuhi dunia..
Tersenyumlah untuk hidupmu..
(^_^)