Teh

SEJARAH TEH

Tanaman teh berasal dari wilayah perbatasan negara-negara China selatan (Yunan), Laos Barat Laut, Muangthai Utara, Burma Timur dan India Timur Laut, yang merupakan vegetasi hutan daerah peralihan tropis dan subtropis.

Pada tahun 1684 teh pertama kali masuk ke indonesia yang dibawa oleh seorang jerman berupa biji teh yang djadikan tanaman hias.

Pada tahun 1694 seorang pendeta bernama F. Valentijn melaporkan melihat perdu teh muda berasal dari China tumbuh di Taman Istana Gubernur Jendral Champhuys di Jakarta.

Pada tahun 1826 teh berhasil ditanam dan melengkapi kebun raya bogor.

Pada tahun 1827 di Kebun Percobaan Cisurupan, Garut, Jawa Barat.

Teh dari jawa pertama kali diterima di Amsterdam pada tahun 1835. Kemudian teh jenis Assam mulai masuk ke indonesia. Yang kemudian Teh jenis assam inilah yang berangsur-angsur menggantikan teh china. Dan akhirnya perkebunan teh di Indonesia semakin luas. Hingga Pada tahun 1910 Pada tahun 1910 mulai dibangun perkebunan teh di daerah Simalungun, Sumatera Utara.

ZAT-ZAT YANG TERKANDUNG DALAM TEH

  1. Tanin teaflin dan tanin tearugibin (sejenis asam amino) memiliki antioksidan yang berfungsi sebagai pengikat unsur logam berbahaya dalam tubuh. Melancarkan proses pencernaan sekaligus menetralisir lemak dalam makanan.
  2. Polifenol yang berperan besar dalam pencegahan berbagai penyakit. Polifenol ini seratus kali lebih efektif dari vitamin C dan 25 kali lebih efektif dari vitamin E. Zat ini juga berfungsi untuk menetralisir radikal bebas. Sehingga memungkinkan mencegah serangan jantung dan kanker juga menormalkan hyperfuntion serta kelenjar gondok. Archie of Internal Medicine menyebutkan pula bahwa Polifenol juga berperan sebagai pencegah kolesterol jahat (LDL= Low Density Lipoprotein).
  3. Flavonoid, berfungsi sebagai senyawa alamiah yang dapat membentuk sifat antibiotik, anti radang, dan antioksidan. Senyawa ini juga mampu menghambat penggumpalan sel-sel platelet darah sehingga mencegah penyumbatan pembuluh darah pada penyakit jantung koroner dan stroke.
  4. Katekin, merupakan antioksidan yang sama kuatnya dengan beta-karoten dan layak pula mendapatkan reputasi sebagai pelindung jantung. Magnesium, yang dapat mengatur jumlah kalsium yang masuk ke dalam sel tubuh.
  5. Flouride, menjaga kesehatan gigi dan gusi serta berperan dalam metabolisme tulang, melawan osteoporosis.
  6. Vitamin E, bertindak sebagai antioksidan.
  7. Vitamin K, bertindak sebagai proses pembekuan darah dan proses metabolisme tulang.

TEH DAN KECANTIKAN

1.  Pencerah Kulit Wajah
Tapi ingat!!! Hanya untuk Teh celup bekas. Bukan Teh yang masih Baru.
Sebelum menggunakan teh celup bekas ini sebaiknya Bersihkan wajah dengan milk cleanser.
Kemudiaan bersihkan kembali. Hindari menekan kapas terlalu kuat pada permukaan wajah. Karena itu
bisa menimbulkan peregangan pada kulit.
a. Gunakan 1 – 2 kantong teh celup bekas lalu di letakkan di sebuah wadah besar yang berisi
air panas.Kemudian hadapkan wajah di permukaan. Lalu ambil handuk untuk menutupi wajah agar
uap tidak keluar dari wadah.
b. Usahakan jarak antara wajah dan wadah minimal adalah 30 cm.
Lalu pejamkan mata biarkan uap teh meresap ke pori–pori wajah selama 10–15 menit
(untuk kulit berminyak), 3–5 menit (untuk kulit kering).
c. Setelah itu, percikan air dingin ke muka, kemudian keringkan dengan handuk bersih.
d. Untuk mendapatkan hasil yang memuaskan, lakukan ritual tersebut secara rutin.

2.  Teh hijau sebagai pembersih wajah yang menyegarkan. Berikut ini Caranya.
a.  Larutkan satu sendok bubuk teh hijau dalam setengah gelas air mineral.
b.  Rebus hingga mendidih dan dinginkan.
c.  Sebelum tidur, oleskan merata di kulit wajah dengan menggunakan kapas.
d.  Biarkan terserap dan jangan dibilas.
e.  Jangan lupa dilakukan secara teratur supaya anda mendapatkan hasil yang maksimal.

3. Memanfaatkan Teh Wayu.
Teh wayu itu adalah teh yag sudah disimpan selama satu malam. Salah satu manfaatnya untuk wajah
adalah Menghaluskan kulit wajah hingga tampak awet muda. Gimana Caranya???
Ternyata sederhana banget. Setiap bangun tidur pagi kita basuh muka kita dengan teh wayu.
tapi walaupun mudah, tidak akan memberi hasil seperti yang kita harapkan kalau tidak
kita lakukan secara rutin.

BAHAYA TEH

Selain memberikan banyak manfaat, ternyata teh juga banyak bahayanya. Tapi tenag aja. Ini hanya untuk orrng-orang tertentu. Nah supaya tidak ada yang salah kaprah, berikut uraiannya:

  1. Wanita Hamil
    Wanita yang sedang hamil membutuhkan berbagai macam gizi untuk menyuplai kebutuhan
    metabolisme tubuhnya dan juga janin dalam kandungannya. Kalau terlalu banyak minum teh,
    maka zat tanin atau samak dalam teh dapat bersenyawa dengan zat besi dalam makanan yang
    dikonsumsinya menjadi semacam komponen yang diserap oleh tubuh. Selain dapat mengakibatkan
    anemia dan kekurangan zat besi pada wanita hamil, juga dapat mengakibatkan janin dalam
    kandungan menderita kekurangan zat besi bawaan. Sehingga setelah lahir bayi juga akan menderita anemia dan kekurangan zat besi.
  2. Ibu menyusui
    Wanita yang sedang menyusui sebaiknya tidak minum teh kental. Karena tein salam teh bisa mempengaruhi pengeluaran susu sehingga ASI menjadi berkurang. Selain itu kafein juga bisa masuk ke dalam tubuh bayi melalui air susu yang dapat mengakibatkan usus bayi menjadi kejang, sehingga bayi akan menangis tak henti-hentinya.
  3. Penderita Kurang Darah
    Zat besi dalam makanan memasuki saluran pencernaan dalam bentuk feros hidrosida koloid. Zat besi dalam bentuk koloid ini tidak dapat diserap tubuh secara langsung. Ia harus melalui peran getah lambung barulah dapat diserap melalui tubuh. Asam tanat dalam teh sangat mudah bersenyawa dengan zat besi dan membentuk asam tanat feros larut yang merintangi penyerapan zat besi. Bila tubuh orang yang kurang darah kekurangan zat besi, hemoglobin sintesis dalam tubuh bisa berkurang dan penyakitnya bisa bertambah parah.
  4. Anak-anak
    Minum teh tidak terlalu baik untuk anak-anak, dikarenakan setelah minum teh anak-anak akan mudah terangsang semangatnya, nafsu makan menurun, selaput lendir saluran pencernaan menyusut sehingga mempengaruhi pencernaan makanan dan penyerapannya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: